My Current Projects

2016.01.07

Ada beberapa project plan yang mau gw jalanin walaupun timelinenya masih open.

read more …

Kejanggalan-kejanggalan dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009

2009.04.16

Entah akhir-akhir ini karena saya sering nonton perkembangan pemilu saya menjadi terdorong untuk membuat rangkuman kejanggalan-kejanggalan yang terjadi.

1. Hak Pilih dan DPT

– Hak Pilih
UU no 10 tahun 2008 pasal 19 (1) menjelaskan bahwa Warga Negara Indonesia yang pada hari pemungutan suara telah  genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih atau sudah/pernah kawin MEMPUNYAI HAK memilih. jadi, seharusnya selama WNI telah memenuhi syarat diatas, WNI BERHAK untuk memilih, terlepas memiliki KTP atau tidak.
Tetapi, pasal 19 (2) dan pasal 20 menjadi suatu syarat baru sehingga meski WNI memiliki hak pilih, mereka tidak memiliki hak untuk MENGGUNAKAN hak pilihnya. Dalam pasal ini dijelaskan bahwa WNI didaftar didaftar oleh penyelenggara Pemilu dalam daftar pemilih, dan untuk dapat menggunakan hak memilih, Warga Negara Indonesia harus terdaftar sebagai pemilih.
Pasal ini sama sekali tidak terdapat penjelasan. entah apa memang ungkapan di sini sudah cukup jelas atau memang karena ini sudah di undang-undangkan maka mau tidak mau harus “dianggap” jelas. menurut saya hal ini sangat overlapping, di mana di sini bukan usia maupun kawin atau tidak kawin yang menjadi syarat, tapi SYARAT UTAMA adalah untuk menggunakan hak pilih, WNI perlu terdaftar sebagai pemilih, atau dalam hal ini disebut DPT. lalu pertanyaan yang muncul di benak saya kemudian apa yang dimaksud MEMILIKI hak pilih jika hak tersebut tidak dapat DIGUNAKAN, SELAMA tidak tercantum di DPT. karena menurut saya HAK PILIH bukan untuk dimiliki tetapi untuk digunakan dalam konteks pemilu.

UU No 10 Tahun 2008
read more …

Tags

Sedikit Acuan Blogging mengacu UUD 45

2009.04.14

oke kita mulai dulu, sebagai pendahuluan saya ingin mengingatkan para pembaca mengenai Pasal 28F dalam UUD 45 yang menyebutkan Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.
read more …

Tags

MetLit

2009.01.13

tugas metode penelitian dengan bertajuk “Analsis Tingkat Kenyamanan Pengguna Parkir di Pusat Perbelanjaan Kota Bandung”

metlit-final

Tags

Future Mass Technology..

2008.09.03

Saya mendefinisikan Mass technology sebagai teknologi yang dalam waktu tertentu dapat digunakan dan dimiliki setiap orang, dalam hal ini tentunya barang tersebut memiliki nilai ekonomis yang sebanding dengan fungsinya, kemudahan pengoperasian.

Coba jika disebutkan apa saja teknologi yang anda dan masyarakat luas kerap gunakan sehari-hari. Mungkin anda akan menyebutkan:

Kalau dilihat-lihat, barang-barang yang disebutkan diatas hampir sepenuhnya menggunakan listrik. Memang teknologi yang disebutkan diatas merupakan evolusi dari teknologi-teknologi yang sudah lama berkembang. Salah satu contohnya seperti roda pada motor dan mobil yang konsep dasarnya sudah diterapkan pada 3500-3000BC di Mesopotamia meski roda sekarang sudah berupa ban yang diciptakan melalui proses vulcanization yang ditemukan oleh Charles Goodyear (1839).

Lalu kira-kira 20 tahun lagi teknologi apa yang akan ada di rumah kita?

Tags

Teleportation.. Is it possible??

Transportation dan Teleportation
Perbedaan utama teleportation dan transportation adalah bagaimana teleportation terjadi secara instaneous. Teori Euclid yang menjelaskan jarak 2 titik terdekat adalah sebuah garis dalam buku The Elements telah diterapkan sejak 23 Abad lalu dalam menentukan jarak terdekat satu titik dengan titik lainnya sehingga dalam hukum kinetik mencapai titik lainnya dibutuhkan waktu yang bergantung terhadap kecepatan dan percepatan.
Teleportation atau space bending dijelaskan dalam teori relativitas
Seandainya seseorang dapat bergerak dengan kecepatan cahaya 300.000km maka dengan keliling bumi sebesar 40.090,28km, orang tersebut dapat sampai ke tempat dimanapun di atas bumi dalam waktu kurang dari sepersepuluh detik. Dengan bergerak pada kecepatan tersebut pula muncul side effect berupa beta factor terhadap waktu dan massa. Pertanyaannya apakah memungkinkan membuat seseorang bergerak dengan kecepatan cahaya di muka bumi? Karena dengan kecepatan ini meski tetap saja termasuk transportation, namun jeda sepersepuluh detik tidak lebih dari kedipan mata.
Teori lain adalah jika manusia diibaratkan sebagai sebuah titik diujung kertas. Untuk mencapai suatu titik diujung kertas berlawanan, dengan teori euclid maka jarak 2 titik terdekat adalah dengan sebuah garis. Namun dengan melipat kertas tersebut titik awal dapat sampai di titik tujuan tanpa perlu melakukan perjalanan sepanjang garis tersebut. Mungkin ini yang sebenarnya menjadi dasar pemikiran teleportation.
Jika dalam film Back to The Future, Marty McFly melakukan time & space bending dengan medium time-travel vehicle-nya dan film Stargate dengan gerbang berupa cincin, dalam film Heroes, Hiro dapat melakukan Time & Space bending dengan bakatnya, serta para magician dapat melakukan telekinesis terhadap suatu objek. Pertanyaannya apakah teleportation sebenarnya dapat dilakukan?
Beberapa metode teleportation yang diungkapkan diatas, yakni dengan sihir, bakat atau menggunakan advanced technology. Saya bukan orang yang superstitious, jadi saya lebih percaya teleportation dilakukan dengan advanced technology.
Teleportation: Analog and Digital method?
Sebenarnya saya sering bertanya-tanya apakah advanced technology mendatang dapat melakukan hal seperti ini. Seperti perubahan sinyal analog menjadi digital, dan kemudian menjadi analog. Dengan menggunakan suatu alat yang terhubung directly dengan GPS Satellite atau dengan BTS, manusia dikonversi menjadi sinyal digital dan dikirim ke lokasi yang diinginkannya dan kemudian kembali dikonversi menjadi manusia kembali. Permasalahan yang muncul adalah ketika dilakukan sabotage pada convertor. Ketika manusia diubah kedalam sinyal digital, dan seseorang melakukan cut-off pada output sinyal, manusia tersebut dapat punah seketika. Metode ini memang lebih tidak masuk akal dibandingkan dengan metode kecepatan cahaya, namun saya cukup tertarik dengan metode ini.

Future without Electricity..

Tulisan ini memang masih berkaitan dengan tulisan sebelumnya. Bagaimana seandainya suatu ketika di masa depan, listrik menjadi sesuatu yang sangat mahal? Atau bahkan benar-benar langka?

Hampir semua barang elektronik yang kita miliki memerlukan listrik. PC, TV, AC, semua menggunakan listrik. Hampir setiap hari saya berada di depan layar komputer. Seandainya terjadi mati lampu, saya bisa terkapar bosan di rumah.

Sumber daya listrik yang terdapat di alam dan mudah diterapkan oleh masyarakat umumnya hanya matahari, angin dan air. Kedua sumber daya tersebut tentunya menghasilkan energi yang jauh lebih kecil dibandingkan nuklir, bahkan minyak bumi sekalipun. Saya terkadang mengandaikan seandainya semua bahan seperti minyak bumi (yang memang sudah mulai langka), batu bara dan lainnya sudah mulai menipis.

Apakah manusia akan siap, atau dalam pengertian lain apakah dengan hanya menggunakan sumber daya matahari, angin dan air manusia dapat terus bertahan? Semoga saja bisa. =)

Tags

Babel??

Saya sangat tertarik dengan cerita ini. Berangkat dari Kejadian 11:1-9, diceritakan bahwa manusia pada awalnya terdiri dari satu bangsa dan satu bahasa. Manusia kemudian berupaya membuat menara hingga mencapai langit. Tindakan manusia tersebut membuat Tuhan marah dan membuat bahasa manusia menjadi kacau balau.

Dari cerita tersebut, yang menarik saya adalah bagaimana saat ini manusia kembali melakukan tindakan yang sama. Upaya menyatukan kembali bahasa manusia dengan adanya bahasa internasional seperti bahasa inggris. Dan maraknya pembangunan skyscraper di negara-negara maju. Salah satu gedung yang sangat menarik saya adalah gedung di Dubai, ketika dilakukan presentasi oleh teman-teman Seminar Studio Futuristik. Kedua hal ini yang tidak lain menjadi fokus dari cerita babel.

Saya sendiri sebenarnya juga ragu dengan cerita babel. Ya bayangkan dengan cara apa manusia pada jaman itu membangun menara hingga menembus langit? Jangankan Babel, pembangunan Pyramid saja saya masih terbawa hal-hal mistis hingga makhluk E.T. =) namun kenyataannya beliefs seperti ini salah satunya bermaksud untuk mengingatkan manusia akan kekuatan Tuhan.

Kemajuan peradaban manusia yang telah mencapai suatu titik tertentu yang selain memberikan dampak positif, juga dilain hal menimbulkan hal negatif. Dampak negative tersebut yang perlu diperkecil sedemikian mungkin sehingga tidak mengganggu keseimbangan alam, agar kelak nantinya tidak terulang dongeng Tower of Babel atau Noah’s Ark. =)

Tags